Skip to main content

Featured Post

CAMERA HUAWEI MATE 10 SAINGI LG V30

Cnnteknologi.net -  Bocoran seputar smartphone yang sedang digarap oleh Huawei, yakni Mate 10 semakin menarik untuk terus diikuti. Belum lama ini telah terungkap spesifikasi hardware yang diduga kuat akan dibenamkan oleh Huawei ke dalam smartphone tersebut. Seperti laporan yang diungkap oleh VentureBeat dan Evan Blass "@evleaks" bahwa salah satu seri Mate 10 memiliki kode penamaan Blanc. Selain itu, mereka juga menyebutkan bahwa smartphone ini akan dibekali dengan chipset Kirin 970. Bocoran lainnya yang turut diungkapkan adalah terkait dengan layar yang disematkan. Disebutkan smartphone ini akan memiliki layar IPS berukuran 5,99 inci berdesain bezel-less dengan resolusi 2.880 x 1.440 piksel (aspek rasio 18:9). Guna mendukung kinerja chipset yang disematkan, Blanc juga ditopang dengan RAM 6 GB serta internal storage 64 GB atau 128 GB. Dugaan lainnya, perangkat berbasis Android Oreo dengan antarmuka UMUI 6.0 ini akan memiliki kapasitas baterai terhitung besar, yakni 4.00...

JALAN DEWI SARTIKA BERUBAH MENJADI JALAN DEWI PERSIK. BEGINI PENJALASAN GOOGLE

Cnnteknologi.net - Hari ini netizen tanah air, khususnya yang berada di daerah Bekasi dihebohkan dengan munculnya perubahan nama Jalan Dewi Persik, yang seharunya adalah Jalan Dewi Sartika. Atas kejadian ini, tentu pihak Google dibanjiri oleh keluhan dan protes atas pergantian nama tersebut.

Bahkan, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Bekasi, Titi Masrifahati telah melayangkan surat keberatan yang ditujukan kepada pihak Google selaku penyedia layanan Maps. Menurut keterangan dari Google Indonesia, mereka mengakui memang ada kesalahan yang terjadi atas perubahan nama jalan tersebut. Menanggapi isu tersebut, pihak Google meminta maaf dan segera mengambil tindakan untuk memperbaiki masalah tersebut.

Selain itu, pihak Google juga menjelaskan bagaimana mereka mengumpulkan data yang ada di Google Maps, dimana mereka mendapatkan data dari berbagai sumber yang berbeda. Jika Anda melihat berbagai informasi di Google Maps seperti nama jalan, kafe, atau tempat umum lain, data tersebut merupakan kombinasi dari penyedia pihak ketiga, sumber data publik, dan kontribusi dari pengguna.

Dengan sistem pengumpulan data tersebut, Google mengklaim jika informasi yang ditampilkan di Google Maps bisa up-to-date. Namun mereka juga menyadari jika kekeliruan data mungkin saja bisa terjadi sewaktu-waktu, dan butuh waktu yang bervariasi untuk memperbarui data.

Nah, Google mengimbau para pengguna untuk memanfaatkan fitur “Send Feedback” yang terletak yang di pojok kiri bawah jika pengguna menggunakan aplikasi mobile, atau pojok kanan bawah jika pengguna menggunakan Google Maps via PC untuk memberikan masukan.


(sumber: beritateknologi.com)

Comments

Popular Posts